Beauty Tips Traveling Traveling

3 Sunblock Andalan Saat Traveling

SUNBLOCK ANDALAN SAAT TRAVELING  – Sunblock sangat penting untuk melindungi kulit dari paparan pengaruh buruk sinar matahari pada kulit. Pernahkah kamu merasa kulit menjadi kusam, belang hingga hitam pasca traveling? Tak harus trip ke pantai, traveling di dalam ruangan pun kulit  tetap harus terlindungi. Untuk itulah Sunblock harus menjadi andalanmu dalam melindungi kulit saat traveling.
” Mbak Turis habis ke pantai sih jadi kulitnya agak gelap dikit!” Begitu biasanya komentar teman setelah saya pulang kembali ke rumah pasca melanglang buana. Kulit gosong karena terbakar sinar matahari pasti sulit kita hindari saat liburan ke pantai, salahnya lagi dulu saya jarang pakai tabir surya. Rasanya risih, lengket dan males kalau harus dioles berulang kali di kulit.
Dulu sih, saya belum paham jenis sunblock yang cocok untuk traveling. Ternyata tak semua sunblock cocok untuk dibawa ke pantai atau perlu ngak sih pakai sunblock saat musim dingin? Sebelum kita bahas lengkap, kamu perlu tahu dulu dong apa sih alasan kulitmu harus menggunakan tabir surya.

pic:pixabay



Mengapa kamu harus pakai tabir surya?

Sinar matahari punya sinar UVA dan UVB yang punya pengaruh buruk pada kulit. Efeknya mulai dark penuaan dini hingga kanker kulit.  Hal paling mudah untuk mengingat bedanya dua sinar ini adalah melihat kepanjangan dari huruf inisial di belakngnya. UV- A ( Aging ) dan UV- B ( Burning ).
Efek UV A pada sinar matahari akan membuat kulit kita mengalami penuaan dini dengan cepetnya timbul keriput. Meskipun banyak faktor lain yang membuat penuaan dini terjadi, namun dalam banyak penelitian paparan sinar matahari langsung punya andil paling besar atas hal ini. 
Selain keriput, kulit bernoda hitam  atau kecoklatan juga pertanda kalau kamu mengalami efek buruk sinar UVA. Sinar inilah yang mampu menempus ke kain atau kaca dalam ruangan. Jadi bukan berarti saat di dalam rumah kamu tidak membutuhkan sunblock.
Sementara sinar UVB biasanya akan memberikan efek kulit terbakar atau burning pada kulit. Kulit akan terlihat belang atau lebih gelap setelah terkena paparan sinar matahari.
Jadi pastikan kamu memiliki sunblock yang punya perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB dengan label ‘ Broad Spectrum’  pada kemasan sunblock. Artinya produk tersebut sudah memiliki perlindungan ganda atas efek buruk sinar matahari baik sinar UVA atau UVB.

Apa Bedanya sunblock dan suncreen?

Banyak yang bingung penggunaan sunblock dan suncreen, namanya saja beda fungsinya pun berbeda.

pic: pixabay

Sunscreen

Merupakan lotion cair kimiawi yang merupakan penyaring sinar matahari sebelum masuk ke epidermis kulit kita. Biasanya tekturnya agak ringan dan transparan.

Sunblock

Mengandung Zinc Oxide atau Titanium Dioxide yang berfungsi sebagai dinding penghalang kulit dari sinar matahari. Tekturenya biasanya lebih kental dan berwarna putih susu. Bila kamu berjam-jam ada di luar ruangan atau beraktivitas di pantai pastikan menggunakan snblock bukan sunscreen.

Berapa SPF yang harus digunakan?

SPF  atau Sun Protection Factor merupakan indikator seberapa kuat produk tersebut melindungi kulit dari paparan sinar UVB dan UVA.  Kalau menurut saya, untuk traveling minimal SPF 25.

pic:pixabay

Jangan lupa gunakan 15 sebelum keluar rumah dan ulang kembali pemakaian setiap 4 atau 6 jam.

Lalu, sunblock apa yang cocok untuk dibawa traveling? Ternyata tidak semua cocok loh.


 

4 kriteria Sunblock untuk Traveling

1. Tekture

Meskipun sunblock pada umumnya memiliki tekture yang kental namun banyak merk yang punya formulasi gampang menyerap ke kulit.

2. Kandungan

Saya anti paraben dan parfume jadi buat saya dua kandungan ini harus hilang dari produk yang saya gunakan.  Saya juga selalu mencari produk yang water resistant alias tahan air dan keringat. Meskipun tidak sepenuhnya tahan air jug sih hahahha.

3. Kemasan

Untuk travelling biasanya saya memang mencari sunblock yang ukurannya kecil atau travel size. Tapi kalau tidak ada, biasanya saya masukkan lagi ke tempat khusus seperti jars atau bekas tempat lensa kontak. Saya juga sangat suka sunblock yang berbentuk spray. Tapi berhubung kini ada peraturan tidak ada bentuk spray atau aerosol yang masuk cabin dan bagasi pesawat, sunblock berbentuk spray agak jarang saya bawa.

4. Harus Multifungsi

Semua hal baik kosmetik dan skincare saat traveling lebih baik multifungsi. Carilah sunblock yang dapat digunakan untuk wajah dan tubuh, jadi kamu cukup bawa satu produk untuk semua kebutuhan.
Dari sekian banyak sunblock yang pernah saya bawa traveling, saya pilihkan 3 produk yang selalu menjadi andalan.

3 Sunblock Andalan Turis Cantik

1. Neutrogena 

Sudah sekitar 5 tahun saya pakai produk ini. Punya kadar SPF paling tinggi 45, diantara koleksi sunblock saya yang lain. Produk ini memang jarang bisa dibeli di Indonesia, beli online pun jarang ada yang tahu. Saya beli di toko farmasi di Singapura, selalu pesan lewat teman atau khusus meminta online shopper membelikannya langsung. Harganya kisaran Rp 120.000

2. Skin Aqua

Produk asal Jepang ini kini memang jadi primadona. Produk ini mudah kini dapat ditemukan di Indonesia. Paling saya suka dari produk ini adalah tekturenya yang sangat mudah menyerap ke kulit. Dapat digunakan untuk seluruh tubuh dan kemasannya mungil jadi travel friendly banget.

 

3. Erhalogy

Saya baru pakai produk ini satu tahun terakhir. Sunblock ini diformulasikan khusus untuk jenis kulit acne prone. SPFnya hanya 30 jadi saya harus oleskan lagi setiap 6 jam sekali. Sayangnya, produk ini hanya dapat digunakan untuk wajah. Produk ini bisa dijual bebas tanpa harus perawatan dokter di klinik Erha 21.
Sunblock penting sekali untuk merawat kesehatan kulitmu selama traveling. Bukan sekedar menghindari kulit gosong pasca terkena sinar matahari, tapi juga menjaga kesehatan kulitmu untuk jangka panjang. Pastikan selalu membawa sunblock andalanmu saat traveling
Yuk jalan-jalan tanpa kwatir kulit menjadi hitam 🙂

Liebe,
Turis Cantik



Keep In Touch With Turis Cantik!


 

Leave a Reply

Instagram