Traveling Trip Indonesia

Basaaaahh di Air Terjun Madakaripura

Saya jarang melihat air terjun dan ngak pernah
menemukan air terjun yang bikin saya berdecak kagum dan bilang wow!
Saya masih ingat saat naik mobil elf tua nan
sumpek dan sempit dari Probolinggo ke Bromo, teman saya punya ide untuk sekalian
mengunjungi air terjun Madakaripura. 

Karena masih banyak waktu dan kebetulan 12
orang yang lain pun mau ikutan juga, akhirnya kami pun meluncur ke air terjun
ini. Sang sopir hanya minta tambahan 35ribu karena musti memutar arah dari
tujuan utama ke bromo,gampang lahh tambah duit dikit doang kan hehehe.

Perjalanan dari Probolinggo menuju air terjun
ini kurang lebih satu jam. Air terjun berada dalam kawasan Taman Nasional
Bromo-Tengger-Semeru, memang jalur yang pas kalau anda mau ke Bromo atau Semeru
sempatkan ke sini dulu, jadi sekalian jalan.

Pakai ponco is a must 


Tempat ini berlokasi di desa Sapih, kabupaten
Lumbang jaraknya dari Probolinggo satu jam atau kalau anda dari Surabaya
jaraknya kurang lebih tiga jam. Perjalanan menuju air terjun lumayan deg-degan
karena menjelang masuk ke kawasan taman nasional hujan pun turun dengan
derasnya, sementara jalur yang harus dilalui mobil elf berliku kadang menanjak
wahhh bikin deg-degan deh. Yang paling sebel karena mobil elf udah tua
jendelanya hanya tertutup separuh yang ada air hujanya masuk ke dalem hahaha
udah basah duluan deh. Alhamdulillahnya pas kami sampai hujan deras pun
berhenti. Kirain air terjun udah didepan mata, ngak taunya anda harus jalan
menuruni mata air, sungai kecil,menanjak, kurang lebih satu jam lebih untuk
benar-benar sampai di air terjun.

Pakai sandal jepit,ponco hujan dan celanA
pendek saya pun mengela napas panjang saat harus melihat medan yang dilalui.
Tapi jangan kwatir ada pemandu yang akan membantu anda, saya memang menyarankan
anda untuk pakai pemandu agar anda tidak 
tersesat atau bahkan hanyut! ( baca tips dibawah agar tak tertipu
pemandu wisata)

Medan nan terjal 

Air terjun madakaripura diyakini sebagai tempat
meditasi terakhir patih gajah mada dari kerajaan majapahit. Air terjun yang
menjulang tinggi ini dijuluki air terjun abadi karena tidak pernah berhenti
mencurahkan tirai air halus serupa curahan hujan bagi orang-orang yang dapat
melintas di bawahnya.


Meski cukup jauh, suguhan pemandangan yang
hijau indah di sepanjang jalan adalah hiburan tersendiri yang dapat mengobati
rasa lelah. Patung besar Patih Majapahit, Gajah Mada dalam posisi duduk
meditasi akan menyapa setiap pengunjung sebelum mereka melanjutkan perjalanan
lebih jauh ke pusat air terjun.


Nikmati perjalanan anda menuju air terjun!
Pemandangannya sangat indah dengan bukit-bukit kecil yang dipenuhi tanaman
merambat,bebatuan kecil dan besar yang bentuknya unik. Jangan paksakan diri
anda, kalau capek istirahat saja karena banyak batu besar untuk bersandar dan
tukang makanan yang menjajakan cemilan atau kopi panas.
Hasil sering lari pagi ternyata membuahkan
hasil baik pada stamina saya yang sudah ujur ini. Saya berhasil menempuh
perjalanan satu jam dan hanaya berhenti sedikit.

Jalur yang akan Anda lalui untuk menuju air
terjun ini akan berakhir di sebuah lembah berbentuk seperti tabung dimana air
terjun berketinggian 200 meter tampak gagah menjulang.
Sendal rusak dan kaki yang pegel terbayar
dengan suguhan pemandangan indah air terjun. Sumpah pemandangannya kereeeen
banget, abis hujan pun membawa keindahan sendiri dengan warna warni pelangi
yang berpedar di air terjun.
Air terjun Mdakaripura bertinggi 200 m, hingga
kini tempat ini masih dikeramatkan dan dianggap suci oleh umat hindu. Air
terjun ini biasa di sebut Tirta Sewana atau air suci. Setiap tahun, warga
tengger yang tinggal di sekitar Gunung Bromo menggunakan air dari air terjun
madakaripura sebagai air suci dan prosesi upacara kasada.

How to get there:

  • kalau
    tidak punya kendaraan pribadi, anda
      bisa
    naik bis dari terminal bis probolingo jurusan lumbangan. Ongkos Rp 5000, nah ke
    dalamnya tinggal naik ojek. Ojek bisa anda temui di pasar lumbangan ongkosnya
    Rp 10.000

Tips: 

  • Bawa sandal jepit paling murah kenapa murah karena biasanya sendal akan hanyut atau robek atau rusak karena medan terjal yang harus dilalui. Kalau mau beli di warung depan gerbang juga ada satu sandal jepit tak bermerk Rp 10.000.
  •  Berhati-hati lah saat mencari pemandu. Mereka biasa berkumpul di depan pintu gerbang dan pastikan anda menawar harga sebelum jalan. Harganya standrtnya Rp 20.000-35.000 itu untuk satu rombongan ya bukan hitungan satu orang. Karena saya ngak tau saya pun kena ketipu dihitung 50ribu aja buat satu orang,ini karena saya tidak menawar diawal. So make sure you bargain!
  • Gunakan jasa pemandu! agar anda tidak tersesat dan terjatuh mereka sangat paham medan kok.
  •   Bawa dry bags dan ponco hujan, walaupun tidak hujan percikan air terjun juga akan membuat anda basah.
  • Pakai celana pendek jangan celana panjang karena saat melewati sungai ketinggian air mencapai paha.
  • Kalau mau makan atau beli sesuatu jangan lupa tanya dulu harganya biar ngak kaget. Maklum lah yang jual harus melewati medan yang sama dengan anda saat membawa barang dagangan ke atas.
  • Jangan ngomong atau berteriak macem-macem ya ingat ini masih daerah kramat. Santai aja dan nikmati perjalanan anda.
  • Kalau sandal jepit anda hanyut santai aja jangan panik yang hanya akan membuat anda terjatuh. Minta pemandu ambilkan atau anda coba cari pusaran air nya nah biasanya sandal akan menyangkut disana.

Tips Cantik:

  • Pakai semua yang waterproof mulai dari sunblock,mascara sampai eyeliner.
  • Sunblock jangan lupa di aplikasikan berulang. Jangan langsung temple karena akan bikin kulit iritasi,caranya lap dulu muka atau badan tunggu sebentar baru dengan aplikasikan lagi sunblock anda.
  •  Kalau punya rambut panjang iket aja geraaahh
  • Pakai liptinted aja ya biar bibir tetep merekah mempesona walaupun kena air
  •  Pakai kuteks warna warni di kaki jadi walaupun pakai sandal jepit tetep keliatan hits 😉
Have fun and enjoy the trip

Liebe,
Muthz

Leave a Reply

Instagram