Lifestyle Traveling

Cara Meningkatkan Minat Membaca Pada Anak


MINAT MEMBACA ANAK – Kecintaan anak pada buku menurut saya harus dipupuk sejak dini.  Bahkan saya pernah membaca sebuah artikel, kalau kecintaan pada buku sebenarnya bisa dipupuk sejak bayi masih dalam kandungan.

Sejak saya hamil Alessandro, setiap malam saya kerap membaca buku cerita untuknya. Buku-buku memang telah lama saya persiapkan,  bahkan sejak anak masih dalam kandungan. 

Sejak bayi Alessandro sudah saya kenalkan dengan berbagai jenis buku seperti buku bantal,  buku berbahan flannel hingga busy book.

Paling mudah mengajarkan anak hal yang baik adalah dengan menjadi contoh. Setiap pagi, saya dan suami memang rutin membaca surat kabar, kadang anak saya asik sendiri membolak-balik halaman surat kabar itu.

Setiap minggu, saya usahakan ada buku baru yang dibaca untuk dongeng di malam hari. Kalau saya pulang lewat dari jam tidurnya, saya selalu meminta Ibu saya yang membacakan dongeng untuknya. Kebetulan Ale memang dijaga Ibu saya,  saat saya bekerja.  

Menurut saya ada beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua untuk menciptakan rasa cinta anak pada buku.

1. Mengenalkan buku sedini mungkin 

Sejak bayi, anak memang sudah bisa diperkenalkan dengan buku. Istilahnya lebih cepat lebih baik, toh membaca adalah kebiasaan yang baik dan akan sering mereka lakukan saat sudah menginjak usia sekolah.
Saya mengenalkan Alessandro pertamakali dengan buku Bantal. Seperti namanya buku ini memang seperti bantal, dibuat dari kain lembut, dengan gambar dan warna yang menarik. 
Usia semakin bertambah, saya pun mulai mengenalkanya pada jenis buku lain seperti buku Flannel yang terbuat dari kain flannel. Sebenarnya beberapakali saya membelikan buku dari bahan kertas, tapi alhasil malah di sobek-sobek aja hehehe.

2. Meletakkan  buku pada tempat strategis bagi balita 

Menurut Mbak Anis, meletakkan buku di tempat yang mudah dilihat dan dijangkau anak adalah langkah strategis untuk membuat mereka tertarik membaca. Buku anak biasanya memang didesign dengan bentuk dan model yang unik sehingga mampu menarik minat anak untuk membuka dan membacanya. Tahapannya biasanya sih  dilihat..diberantakin..disobek..dibolak-balik kalau sudah tertarik banget baru dilihat dengan seksama 😉

3. Punya waktu khusus membacakan buku untuk balita  

Paling penting dalam membuat anak cinta membaca buku adalah meluangkan waktu. Saya paham kadang, orang tua punya kesibukan sendiri, atau kamu adalah pekerja yang pulang larut malam. Sempatkan membacakan buku, saat ada waktu luang bersama anak, kalau saya sih memaksakan diri untuk membacakan cerita.

Saya kebetulan berangkat kerja siang dan pulang malam, jadi waktu saya untuk membacakan buku hanya pagi hari. So, moment itulah yang sangat saya manfaatkan.

Kalau memang waktu kerja kamu berbeda dengan suami, bisa bergantian membacakan cerita untuk anak. Kamu juga bisa minta bantuan Mbak yang mungkin menjaga anakmu, semua orang bisa menggantikan posisimu.

Tapi kalau ada waktu luang waktu membaca  buku bersama anak, rasanya lebih enak loh dan kamu juga bisa membangun ‘ kelekatan’ atau bonding dengan anak. 

4. Punya anggaran khusus untuk membeli  buku anak 

Pastikan kamu punya anggaran untuk membeli buku khusus anak. Ngak harus dana yang besar, yang pasti ada alokasi dana untuk belanja buku. 
Kadang anak bosan membaca buku yang sama setiap bulan, jadi setiap gajian saya selalu menyisihkan uang lebih untuk membeli buku.

Alessandro masih berusia Dua tahun jadi yang baru bisa dilakukannya adalah membolak-balik buku, atau membuat ibunya senyum sendiri karena perpustakaan jadi berantakan.
Nah, kalau kamu punya tips lain untuk meningkatkan minat baca anak boleh di share ya 😉
Jangan lupa juga mampir ke blog Anis Khoiriyah seorang ibu asal Tuban, Jawa Timur,  yang juga tengah menularkan kecintaan membaca buku pada anaknya Wan.

Liebe,
Turis Cantik

Keep In Touch With Turis Cantik!

Leave a Reply

Instagram