Traveling Trip Mancanegara

Grand Palace Bangkok

Jika ada satu tempat yang harus
anda kunjungi saat pergi ke Bangkok, mungkin tempat itu adalah Grand Palace
alias Istana Raja Siam.  
Dalam beberapa kesempatan saya
sempat melihat istana raja di eropa mulai dari paris,Denmark,belanda sampai
jerman ( liat entri post to read those stories ). 
Tapi rasa penasaran justru
hadir saat saya akan menginjakan kaki di istana megah yang terletak di pusat
kota Bangkok. Kalau istana di Eropa mungkin daya khayal kita sudah dipuaskan
dengan banyak film bersetting kerajaan tapi film bersetting kerajaan siam hanya
segelintir ( kecuali anda tinggal di Thailand dan nonton channel tv local ya ).
Tak susah menemukan lokasi Grand
Palace , letaknya tak jauh dari sebuah taman kota yang cukup besar dan paling
mudah mencapai wilayah ini memang dengan menggunakan bus local yang sebagian
rutenya lewat wilayah Grand Palace.
Karena letaknya tak jauh dari
hostel saya menginap, saya pun memutuskan untuk jalan kaki aja deh. Kalau dari
peta sih cuman sejengkal tapi saat jalan lumayan juga dari HI ke Monas
deh..deket kaaaan  😉

Grand Place Dibangun
pada tahun 1782 – dan selama 150 tahun. Tempat ini merupakan rumah dari Raja Thailand, pengadilan
Royal dan kantor administrasi pemerintahan.
Hingga
hari ini, kompleks Grand Palace ini tetap menjadi pusat spiritual dari Kerajaan
Thailand.

Dalam
kompleks istana ini berdiri beberapa bangunan yang mengesankan termasuk Wat
Phra Kaew
(Kuil
Emerald Buddha
), yang berisi Emerald Buddha kecil. Kuil ini sangat
terkenal dan sangat dihormati  berasal dari abad ke-14.

.

Raja
Thailand tidak lagi tinggal di istana ini mulai sekitar pergantian abad kedua
puluh, tapi kompleks istana ini masih digunakan untuk menandai semua jenis
acara seremonial dan upacara kenegaraan lainnya. Menurut seorang sopir taksi,
Raja Thailand saat ini sedang dalam kondisi kesehatan yang kurang baik, itulah
sebabnya beliau tinggal di sebuah rumah sakit pribadi yang disulap layaknya
rumah tinggal.

Jujur
saya saya lebih suka istana di Eropa megah. Istana ala siam ini juga megah
hanya terlalu mistis 😉 bau dupa dimana-mana dan kompleksnya rada sempit saat
siang menjelang dan ribuan orang tumpah ruah ..yang ada mau  buru-buru balik deh. Tapi untuk ukuran Asia
Tenggara bisa dikatakan istana ini unik dengan sentuhan religius khas hailand
yang kental. 

Buka : Setiap Hari 08.30 – 15.30 
Tiket:  Tiket mulai dijual pukul 08.30 – 15.30 Harga 200 bath ( Rp 120.000 )


Anway  i’m so sorry for such a late post due to my busy schedule.
Thanks for your email and percaya lah saya dalam nafsu yang besar untuk menulis hahaha

liebe

Muthz 


Leave a Reply

Instagram