Traveling Trip Mancanegara

Jejak Goethe Di Jerman

Buat saya yang kuliah mengambil majoring English Literature nama
seorang Johann Wolfgang Von Goethe bukan nama yang asing, hampir semua
karya sastranya baik puisi dan drama sering saya baca hampir setiap
hari, Goethe buat saya sosok yang sangat humanis dan cerdas tercermin
dari bahasa tutur dalam puisi maupun karya sastranya.

Goethe
Institute mengundang saya 1 minggu lalu untuk berkunjung ke Goethe
House di Weimar dan Frankfurt Jerman, sebuah undangan yang tak bisa
saya lewatkan, untuk lebih mengenal sosok seorang Goethe secara lebih
nyata.

Goethe di lahirkan di Frankfurt Jerman pada 28 agustus
1749, di sebuah rumah mewah di sebuah jalan yang lebar di kota ini. Tak
sulit menemukan rumah yang sekarang di jadikan Museum Goethe, krn
Goethe House merupakan salah satu objek wisata unggulan di Frankfurt.
Main Gate

Dapur Keluarga



Rumah berdinding luar berwarna kuning ini, terdiri dari 4 lantai di
dalamnya Goethe kecil di lahirkan dan tinggal bersama keluarganya.
Dinding dan lantai rumah ini terbuat dari kayu jati, yang bila kaki
kita menyinjaknya akan terdengar bunyi deritan kayu yang cukup
mengganggu namun buat saya bunyi terdengar seperti suara langka Goethe
ini rumah ini…sounds so real!
Koleksi Lukisan

Kamar Tidur Goethe



Di lantai 3 ada kamar pribadi
Goethe tempat dia pertama kali menulis puisi, meja,kursi dan lukisan
tanggannya masih terlihat nyata dan original.
Pribadi Goethe yang
hangat mungin juga di pengaruhi dari cara orangtuanya mendidiknya
dengan sangat baik. Dalam rumah ini hampir semua permainan kecerdasan
anak di sediakan mulai dari Puppet room,ruang musik, ruang melukis,dan
lapangan luas sebagai taman yang pernah di tulis Goethe dalam salah
satu puisinya.
Goethe memang beasal dari keluarga yang cukup kaya, orangtuanya juga merupaka saudagar kaya masa itu.


Setelah
Frankfrut, saya melanjutkan perjalanan ke Weimar sebuah kota kecil
tempat Goethe menghabiskan hampir separuh hidupnya dan meninggal di
sini.
Sayang saya tidak boleh membawa kamera, saya hanya sempat mengambil foto rumah Goete dari luar. 


Dalam
rumah Goete tinggal bersama Christine seorang wanita yang hidup
bersamanya hampir puluhan tahun dan akhirnya di nikahinya menjelang
akhir hidupnya. 

Kisah cinta Goethe dan Christine ini yang cukup
menarik buat saya, sebuah surat cinta terlihat di sebuah ruangan di
sudut kamar Christine, surat itu di tulis Goethe saat dia akhirnya
memutuskan untuk menikahi Christine sesudah cukup lama tinggal bersama.
Menurut tour guide saya, walupun Goethe seorang penyair tidak lah mudah
buatnya untuk mengungkapkan perasaan secara langsung tentang rasa yang
ia punya, Goethe lebih memilih melukis wajah Cristine atau menulis
puisi yang tak pernah dia berikan langsung. 

Saat membaca puisi itu
saya jadi terharu betapa seorang Goethe mencintai Christine dan
mengibaratkannya sebagai oasis dalam hidupnya.


Rumah kayu ini
terdiri dari 3 lantai dengan taman yang sangat luas, ruangan di cat
dengan warna berbeda untuk memberikan kesan dan kehangatan yang
berbeda. 
Warna kuning di ruang makan, warna biru di ruang tamu, dan warna abu-abu di ruang kerja.
Goete
sengaja menempatkan sebuah kompleks kecil dalam rumahnya untuk dirinya
pribadi, ruang besar itu terdiri dari perpustakaan, ruang
/bekerja,ruang asistant,dan sebuah ruang kecil bercat hijau tempat dia
tidur bila kelelahan bekerja, di ruang hijau ini lah Goete meninggal
dalam tidurnya 22 maret 1832..

Liebe, 
Turis Cantik 

Keep In Touch With Turis Cantik!

 

Leave a Reply

Instagram