Traveling Trip Mancanegara

Pengalaman naik Malindo Air ke India

Pengalaman naik Malindo Air ke India, menjadi pengalaman pertama saya naik maskapai bertarif rendah berbasis di Malaysia itu. Awalnya harapan saya besar untuk bisa merasa nyaman, tapi ternyata saya kena apes harus mengalami delay hingga 4 jam dari New Delhi ke Kuala Lumpur. Sudah pernah naik Malindo Air?  Saya akan ulas tuntas fasilitas dan pengalaman saya naik Malindo Air ke India dengan transit satu kali di Kuala Lumpur.
pengalaman naik malindo air ke india
Traveling ke India naik Malindo Air 

Malindo Airways adalah maskapai penerbangan bertarif rendah yang berbasis di Malaysia. Maskapai ini merupakan perusahaan patungan antara MalaysiaNational Aerospace and Defence Industries (NADI) (51%) dan Lion Air dari Indonesia(49%).

Nama ‘Malindo’ berasal dari nama negara masing-masing: Malaysia dan Indonesia. Begitu kira – kira penjabaran wikipedia tentang Malindo Air. Itulah sebabnya, Malindo Air tak punya banyak destinasi ke negara lain selain cakupan Indonesia, Malaysia, Thailand, India hingga Nepal. Penumpang Malindo pun kebanyakan memang orang Indonesia atau Malaysia.

Malindo Air juga menyediakan jarak tempuh dekat antar kota – kota di Malaysia. Sehingga, Malindo Air bisa jadi solusi  bila ingin traveling pindah kota di Malaysia dengan menggunakan pesawat terbang. 

Fasilitas di Kabin Malindo Air

Dalam perjalanan dari Jakarta menuju New Delhi, saya satu kali transit di Kuala Lumpur. Jarak tempuh dari Jakarta kurang lebih 2 jam, disusul transit 4 jam dan melanjutkan perjalanan menuju Delhi dengan jarak tempuh 5 jam.
pengalaman naik malindo air ke india
Bagian kabin Malindo Air 
pengalaman naik malindo air ke india
Fasilitas TV di kabin pesawat
pengalaman naik malindo air ke india
Jarak kursi Malindo Air 
Malindo memiliki tiga jenis pesawat dan kali ini saya menaiki Boeing 737-900 ER. Menurut saya pesawat ini memang cocok untuk jarak tempuh dekat hingga sedang, karena konfigurasi kursinya 3-3 untuk kelas ekonomi dan 2-2 untuk kelas bisnis.
Mungkin karena Malindo masuk dalam low budget airlines, saya tidak mendapatkan fasilitas apapun kecuali satu kali snack dan satu kali makan berat. Fasilitas seperti sikat gigi, sandal atau selimut sama sekali tidak ada.
Pesawat kecil seperti Boeing 737-900 ER memang biasanya hanya memiliki dua toilet untuk kelas ekonomi di bagian belakang pesawat. Jadi pilihlah kursi agak tengah, agar tak bolak – balik terlalu jauh hanya demi ke toilet.
Jarak antar kursi masih lumayan jauh kok, jadi kamu masih bisa selonjoran kaki dengan nyaman. Jarak kaki kurang lebih 81 cm dan 114 cm, lumayan lah ngak sempit banget. Sayangnya tidak ada bantalan untuk kepala di bagian atas kursi. Saran saya bawa bantal khusus leher untuk di kabin, lumayan pegel juga tidur tanpa bantal di atas pesawat.
Pendingin ruangan alias AC memang agak panas saat pertamakali kita masuk. Tapi tenang saja, saat pesawat telah lepas landas AC akan dingin kok.
Monitor untuk hiburan layar tv juga tersedia, sayangnya tidak disediakan earphone sehingga kamu harus gunakan punya pribadi atau menonton tanpa suara. Pilihan filmnya lumayan baru dengan subtitle hanya tiga bahasa yaitu inggris, melayu dan indonesia. Ternyata fasilitas TV hanya ada pada tipe pesawat Boeing 737-900 ER loh. 
Layar TV memiliki colokan USB yang memungkinkan kamu untuk charging hand phone. Asal sudah dalam flight mode ya :).

BACA JUGA

Makanan di Malindo Air

Tiket yang dibeli sudah termasuk satu kali snack dan satu kali makan berat. Snack berupa dua pilihan roti, gurih dan manis. Roti ala pizza dan brownies dihidangkan dalam kotak karton berwarna pink. Minumannya hanya air putih, kopi dan teh. Makanan berat, saya mendapatkan nasi dan ayam kari.
pengalaman naik malindo air ke india
Snack dan makan malam 
Pilihan vegetarian juga ada berupa tahu kari dan nasi. Mungkin karena destinasinya adalah India, jadi makanan berat yang disajikan adalah kari.
Makanannya lumayan enak, karinya juga punya bumbu yang gurih dan pedas. Daging ayamnya lembut. Untuk ukuran kari sih rasanya ringan banget karinya, jadi semua bisa makan.

Kebersihan Toilet Malindo Air

pengalaman naik malindo air ke india
Toilet di kabin pesawat
Fasilitas Toilet Malindo Air sangat standart. Tanpa pewangi sejenis cologne atau sabun pembersih wajah seperti maskapai low buget lainnya tujuan Eropa.
Lumayan bersih kok dan rutin dibersihkan pramugari di tengah perjalanan.

Aturan Bagasi dan Kabin Malindo Air

Bagasi penumpang kelas ekonomi maksimal 15 kg gratis dengan satu tas ke dalam kabin dengan maksimal 7 kg. Ukuran koper atau tas masuk kabin 56 cm x 36 cm x 23 cm.

Sementara kelas bisnis, barang bawaan bagasi mencapai 30 kg gratis dengan aturan kabin sama dengan kelas ekonomi.

Pengalaman Delay Malindo Air

Pesawat saya dari New Delhi seharusnya take off pukul 22.00 malam. Namun bayangan cepat sampai tanah air musnah, saat petugas bandara bilang kalau pesawat saya akan delay 4 jam. Padahal saya harus mengejar pesawat dari Kuala Lumpur ke Jakarta.
Delay 4 jam, Malindo pun memberikan makan dan minum gratis pada penumpang di sebuah restoran di bandara. Rasanya, saya ngak nafsu makan karena sudah lewat tengah malam. Makanannya pun lagi – lagi kari.
Pelayanan akibat delay sebenarnya cukup sigap, hanya saja saat harus ganti pesawat ke Jakarta dari Kuala Lumpur prosesnya lama banget. Entah apa yang bikin lambat. Sehingga, saya terpaksa down grade naik Lion Air menuju Indonesia.

BACA JUGA


Berapa harga tiket Malindo Air?

Tiket pesawat PP Jakarta – New Delhi rata-rata dipatok seharga dua jutaan rupiah. Menurut saya harganya sangat terjangkau sih.
Tergantung juga kamu liburannya di saat peak atau low season. Saya pernah lihat sih, harga Malindo saat low season ke India hanya 900ribuan. Tapi waktu transitnya lama.

pengalaman naik malindo air ke india
Malindo Air di Kuala Lumpur 
Setahu saya, Malindo memang akan selalu ganti pesawat di Kuala Lumpur. Bila kamu mau naik maskapai lain ke India, pilihannya lumayan banyak kalau mau yang direct bisa naik Garuda Indonesia.
Malindo Air bisa menjadi salah satu alternatif maskapai penerbangan yang bisa kamu gunakan ke India. Menurut saya tarifnya lumayan murah, fasilitasnya cukup baik kok. 
Hanya saja, mungkin karena satu affiliasi dengan Lion Air yang Raja Delay. Saya rasa Malindo Air akan masuk dalam pilihan akhir maskapai penerbangan yang jadi pilihan.  Saya males banget membayangkan delaynya, buang waktu banget.
Semoga, pengalaman naik Malindo Air ke Indi ini bermanfaat untuk kamu yang ingin liburan murah ke India. Selamat jalan -jalan! 
Liebe,
Turis Cantik

Leave a Reply

Instagram