Lifestyle Traveling

Suara Jelek, Bisakah Jadi Penyiar Radio?

Penyiar
radio adalah profesi yang paling favourite di samping beberapa profesi
lainnya yang pernah saya geluti.  Bekerja sampingan sejak duduk di
bangku SMA, pilihan profesi sebagai penyiar radio terasa tepat untuk
saya waktu itu yang hanya butuh menambah pengalaman bukan ingin mencari
pundi-pundi uang.  Karena kalau hitungan uang buat anak sma atau
kuliahan yang siaran radio ngak bakalan banyak banget.  Istilahnya hanya
buat beli lipstick aja 🙂 

Bapak
saya kebetulan guru vocal untuk beberapa penyanyi cilik di tahun 90an,
nggak menyia-nyiakan sang anak dia pun melatih saya awalnya untuk
menjadi penyanyi.  Tapi saya ngak pede dan mungkin ngak bakat, akhirnya
saya pun kursus alih suara alias dubbing di pasar baru jakarta.  Modal
ini lah yang akhirnya saya pakai untuk memberanikan diri melamar
pekerjaan sebagai penyiar radio.  

Sebenarnya saya ngak punya tips ampuh menjadi penyiar radio yang handal.  Menurut saya penyiar suara yang baik adalah yang punya ciri khas baik suara, celotehan yang unik dan tentunya berwawasan.  Jaman sekarang kita hidup ibarat menjadi sponge mudah menyerap ilmu dari manapun dan dari siapa pun.  Saya juga bukan penyiar handal banget masih banyak harus belajar tapi semua bisa kamu pelajari bila punya kemuan.  Kalau suara kamu (menurut kamu) jelek belum tentu  juga menutup jalan untuk jadi penyiar radio. Suara saya pun ngak bagus banget tapi dilatih jadi kedengeran ’empuk’  di udara 🙂 

Trus modalnya apa kalau mau jadi penyiar radio? 

1.Perlukah Bersuara Bagus? 

Ngak harus punya suara bagus! Kalau menurut saya  standarisasi suara bagus berbeda tergantung segmentasi radio
tersebut. Kalau suara kamu rada tipis mungkin cocok untuk radio dg
segmentasi anak muda tapi kalau agak berat cocok untuk radio berita
misalnya.  Ngak perlu meras tidak percaya diri untuk menyerah meraih
cita krn faktor suara atau merasa suara jelek.  Kata siapa?  Coba ajukan
diri menjadi penyiar radio mulai dr radio lokal di tempat tinggal mu,
 nanti bila terpilih akan ada pelatihan bagaimana membentuk suaramu
menjadi pas di dengar.  Sebenarnya ada aturan bahwa tidak boleh cacat
vokal misalnya tidak bisa mengucapkan konsonant kata ‘R’  tapi inget
rico ceper? Nah ngak ada yg ngak mungkin kan 🙂 


2. Mampu Merangkai Kata

Ini
memang sulit tapi bisa dilatih.  Awal dulu siaran saya suka latihan
dengan berbicara di depan kaca atau merekam suara di kaset (hp dulu
belum secanggih sekarang 🙂 
Dengan banyak berlatih dengan sendirinya akan terbiasa.  Practice makes perfect

3. Berwawasan Luas


Pahami
segmentasi radio tempat siaran mu.  Kalau anak muda kamu harus paham di
luar kepala pengetahuan lagu-lagu baru yang sedang air play.  Kalau
siaran radio berita tentunya harus paham perkembangan berita terbaru.  
Pic Dokumentasi Pribadi

Jadi penyiar radio tuh asik lohh asik banget saya kasih tau yaaa apa asiknya.. 

  • Nggak Perlu Berpenampilan Kece

Dulu
ada temen yang siaran pakai celana pendek bahkan tidur di ruang siaran
bangun tidur siaran lagi tanpa mandi. Karena hanya modal suara kamu
ngak perlu penampilan yang hitz kan.  Lagian siapa juga yang mau lihat? 
  • Punya Fans Fanatik

Fans
penyiar radio hampir mirip dengan fans artis korea. Suka marah kalau
lagu request ngak diputer, kalau kirim request nyebutin nama satu
kampung, tapi suka bawain makanan. Asiknya suka ngundang jd mc kalau ada
ulang tahun.  Beda lagi dengan fans di radio berita biasanya mereka
cenderung sangat kritis bahkan sangat kritis sampai terkesan sok tahu. Enaknya juga suka kirim bingkisan atau makanan hehehehe.  Ngomongin
soal fans saya pernah di kejar kejar fans.  Orang ini entah bagaimana
tahu nomor tlp say, kerap sms tanyain kabar saya, dan dia bahkan kuliah
di kampus yang sama dengan saya.  Perempuan lagi kalau laki sih masih
saya jabanin deh hahahah.  Saya sampai ganti – ganti nmr hp krn kerap di
teror orang ini.  Suatu hari jeda bertahun tahun kemudian saya
mendapatkan friend request di facebook pas saya lihat identitasnya
naahhh.. Ternyata orang itu. Oalaahh pas lihat penampilannya ternyata
LBGT!  🙁 
  • Bisa Merambah Banyak Bidang

Penyiar
radio biasanya bisa menjadi mc,  dubber,  voice talent  untuk iklan.
 Hingga saat ini saya masih menerima kerjaan jadi voice talent iklan dan
mc. 
Nah
kalau kamu tertarik jadi penyiar radio jangan pantang menyerah karena
kesempatan akan terbuka dengan terus berkembangan era digital. Masih
bnyak orang yang suka dengerin radio bahkan menjadi sahabat satu satunya
di tengah kemacetan lalu lintas.  Kalau merasa ngak pnya modal suara
ingat lah Rico Ceper if he can do it then you can do it too 🙂 

Jadi penyiar radio juga membuka peluang karir yang lain misalnya menjadi MC, presenter TV bahkan menurut saya profesi ini bisa terus kamu lakukan sampai lanjut usia asal masih kuat tenaga aja.

Nama udara saya dulu Muthia Fikri dan pernah menjadi penyiar radio periode 2002-2014.  Saya belum berhenti menggunakan suara saya paling untuk iklan di televisi, kalau siaran radio lagi mungkin belum karena lagi asik ngurus anak 🙂 

Turis cantik pernah siaran di radio berikut ini:

EMC Radio Tangerang

Staradio tangerang

Radio Elshinta jakarta

Woman radio jakarta

Jadi siapa bilang suara jelek ngak bisa jadi penyiar radio?
Asal dilatih dan gigih semua bisa dilakukan,  jangan pantang menyerah ya!

Love,
Turis Cantik

Leave a Reply

Instagram