Traveling Tips Traveling

Tips Memilih Travel Open Trip ke Luar Negeri

Memilih Travel untuk Open Trip tidaklah mudah, lebih dari berbekal membaca testimonial saya rasa, kamu harus benar-benar selektif dalam memilih dengan travel mana perjalanan kamu akan dimulai. Persoalan nyaman atau tidak itu bisa diakalin, tapi banyaknya kasus penipuan dan mudahnya orang melakukan penipuan di media sosial benar-benar harus jadi perhatian kita. 
tips memilih travel open trip ke luar negeri
Tips Memilih Travel Open Trip 
Kamu pasti sudah membaca tulisan pertama saya tentang tips dasar tentang open trip, bila belum baca pastikan kamu baca dahulu untuk mendapat gambaran tentang tipe traveling bareng-bareng ini.
Sebelum kita masuk pada apa sih yang harus diperhatikan dalam memilih Travel Agent, kamu perlu tahu juga bahwa dalam Open Trip ada beberapa klasifikasi tipe Travel Agent. 

Tipe Travel  Agent dalam Open Trip


1. Pemilik adalah Travel Blogger atau Influencer 
Sudah menjadi hal yang lumrah bila influencer apalagi seorang travel Blogger dinilai sebagai orang yang paham tentang Traveling. Rasanya, penipuan tidak akan mungkin dilakukan karena menyangkut nama baik orang tersebut. 
Ikut dalam Open Trip Influencer atau Travel Blogger mungkin bisa lebih minim penipuan, tapi jangan lupa orang ‘terkenal’ itu mungkin saja hanya jadi bintang tamu dari semua trip. Ingat kasus Syahrini yang menjadi bintang tamu First Travel?.
Jadi meskipun kamu ikut Travel Blogger, Influencer atau Travel Agentnya dimiliki mereka bukan berarti kamu bisa percaya-percaya aja. Pastikan lihat detail Ittenary, apa hal masuk pembayaran mana yang tidak, tanya detail sampai kamu merasa pasti dengan jawaban yang diberikan.

2. Pemilik adalah penulis buku
Penulis buku buka jasa open trip?  Banyak banget dan saya pernah ikut sekali. Buku traveling yang laku keras di pasaran, mulai dilirik sang penulis untuk membuka lahan bisnis. 
Toh dia sudah bolak-balik ke luar negeri, bukan hal yang sulit untuk membawa orang traveling bareng.

BACA JUGA: 


3. Pemilik adalah orang yang bekerja di Travel Agency atau maskapai penerbangan
Banyak banget deh  kalau kamu lihat di sosial media seperti Instagram, individu yang membuka open trip dengan harga tiket yang murah. Bisa jadi, dia bekerja di Travel Agent resmi tapi membuka Open Trip mungkin untuk cari uang tambahan. 
Orang yang bekerja di maskapai penerbangan, juga pasti tahu promo dan punya harga khusus untuk membeli tiket. Saya pernah ikut open trip orang yang kerja di maskapai penerbangan sehingga harga tiketnya murah karena diambil dari jatah tiket untuk keluarga. 
Biasanya travel dadakan ini membuka Open Trip dengan jumlah orang paling sedikit, maksimal 10 orang. 
5. Pemilik adalah anggota komunitas pejalan 
Saya sering sekali bergabung dengan trip di komunitas pejalan. Semi Open Trip karena tujuan kami sebenarnya pada sharing cost saja. Ittenary dibuat mendadak atau bahkan di tempat tujuan. 
Sejak Open Trip menjadi bisnis yang mungkin dinilai menguntungkan, banyak anggota komunitas pejalan yang membuka Open Trip sendiri. Tanpa label hanya bermodal testimoni dari mulut ke mulut, kebanyakan juga jasa mereka lebih pada Travel Guide. 
Lalu apa sebetulnya yang harus diperhatikan saat memilih jasa Travel untuk Open Trip ke luar negeri. Terlebih, bila kamu menggunakan jasa Travel ala-ala milik individu yang kamu temui di Media Sosial. Perhatikan 5 hal ini untuk terhindar dari upaya penipuan.

tips memilih travel open trip ke luar negeri
Tak berani sendirian?  Open Trip bisa jadi pilihan 

5 Tips Memilih Travel Agent untuk Open Trip

1. Lebih baik sudah berbentuk PT
Alangkah lebih baiknya bila mempercayakan perjalananmu pada sekelompok orang yang sudah terjamin identitasnya.
Membuat sebuat PT itu tidak mudah, soalnya saya juga punya PT punya perusahaan bapak saya. Ngak gampang loh, jadi kamu individu ini serius untuk mengembangkan bisnis termasuk membangun kepercayaan pelanggan membuat travel resmi adalah keharusan. 
Saat kamu transfer untuk bayar cicilan biasanya akan diberikan nomor rekening resmi PT mereka. Dari situlah kamu akan tahu kalau mereka adalah agent resmi bukan abal-abal.

2. Perhatikan cara menjawab 
Saya tipe orang sangat detail menanggapi hal sederhana dari lawan bicara. Kesannya kecil, hanya soal menjawab chat whatsapp tapi buat saya penting. Triknya begini!.
Saat kita bertanya ” kak boleh tahu trip ke Jepang? ” yang abal – abal akan menjawab ” Tunggu ya!” sementara yang serius akan langsung memberikan ittenary dan rincian biaya.
Saat mereka jawab ” Tunggu dulu ya ” artinya mereka lagi hitung berapa untung rugi trip itu, artinya juga pasti belum ada satupun yang daftar. Biasanya kamu akan ikut serta dalam trip di musim tanggung, musim gugur tanggung ( Daun masih hijau),  musim dingin tanggung ( salju blum turun)  karena itulah harga pesawat low season. Pinter ye! 
Travel yang langsung jawab pakai ittenary, tanggal berangkat hingga rincian harga menunjukkan mereka sudah menghitung semua rincian. Pasti sudah sering ada yang jalan berasama mereka, jadi mereka sudah locked tanggalnya. Tipe Travel sepertinya biasanya lebih pasti, pasti berangkat dan pasti ngak nipu-nipu. 
3. Punya pembukuan yang baik 
Cara membayar Open Trip ke luar negeri biasanya memang dicicil, itulah sebabnya pastikan semua pembukuan tercatat. 
Travel akan memberikan laporan melalui email setelah pembayaran dilakukan, tapi kamu tetap harus simpan bukti pembayaran ya. 
Saya pernah sudah bayar tak lama ditagih lagi dengan alasan belum terdata. Admin Travel mungkin banyak tapi agak aneh sih kalau sampai ditagih beberapakali padahal sudah bayar.

BACA JUGA: 

4. Lihat identitas lengkap pemilik dan staff Travel Agent 
Travel Agent yang kamu temui di Media Sosial pasti juga punya akun misalnya Instagram. Dari situ kamu bisa tahu lebih banyak tentang mereka. Siapa sih dia?  Ada tidak komentar aneh – aneh terkait trip tak menyenangkan yang pernah terjadi. 
Mudah sekali untuk mencari tahu siapa yang akan membawamu jalan-jalan. Dari situ juga kamu mungkin punya pandangan pribadi tentang sosok orang tersebut.
5. Baca testimoni dengan teliti 
Percayalah follower dan likes bisa dibeli termasuk komentar dan testimoni. Kita bisa tahulah, mana testimoni yang real mana yang palsu. 
Bukan dari lihat dari banyak, kamu bisa lihat testimonial orang dari kenyamanan mereka ikut trip, atau fasilitas busnya gimana, bukan sekedar bukti struk pembayaran. Biasanya Open Trip individu yg menyertakan testimonial berupa screen shot dari peserta trip.
tips memilih travel open trip ke luar negeri
Traveling Open Trip ke Luar negeri 
Tulisan ini ditulis sekali lagi, berdasarkan pengalaman pribadi, jadi hanya sekedar saran saja. Saya selalu percaya intuisi hati saya saat memulai mempercayakan semua hal pada orang lain apalagi yang berhubungan dengan uang.
Ragu artinya tidak. Ragu artinya kamu tidak bisa memupuk kepercayaan, saat ada hal tak sesuai terjadi dikemudian hari pasti kamu bilang ” Bener aje feeling gue”. Jadi hal sederhana yang juga penting juga percaya intuisimu. 
Memilih Travel Agent untuk Open Trip ke luar negeri memang harus hati – hati banget, saya berharap kamu dapat gambaran saat harus memilih. Nah, tulisan terakhir tentang pengalaman ikut Open Trip ke luar negeri akan saya tulis ditulisan selanjutnya ya. See ya!
Liebe,
Turis Cantik

Leave a Reply

Instagram